4 Cara Ampuh Menjadi Fashion Designer | InterStudi Fashion Design
Sahifa fully responsive WordPress News, Magazine, Newspaper, and blog ThemeForest one of the most versatile website themes in the world.

4 Cara Ampuh Menjadi Fashion Designer

Kunci Menjadi Desainer Sukses
Tips Menggunakan Pakaian Baru

4 Cara Ampuh Menjadi Fashion Designer

 

Punya hobi menggambar atau merancang busana? dan ingin menjadi fashion designer terkenal dengan karya dan rancangan yang dikenakan artis atau publik figur? Untuk menjadi seorang fashion designer tidak hanya cukup dengan modal bisa menggambar saja. Anda juga harus memiliki cara lain yang dapat mendukung cita-cita menjadi fashion designer terkenal. Berikut ini 4 cara ampuh menjadi fashion designer:

1. Memiliki Minat dan Hobi dalam Dunia Fashion

Sudah jadi harga mati seorang fashion designer untuk menyukai, memiliki minat, dan hobi di dunia fashion. Dengan demikian pekerjaan akan menjadi terasa nikmat karena tidak ada rasa terpaksa dan beban. InterStudi sebagai salah satu lembaga pendidikan yang menyelenggarakan kursus desain busana di Jakarta dapat menjadi wadah bagi setiap orang guna menyalurkan minat dan hobi mereka dalam dunia fashion.

2. Jiwa Kreatif

Kreatifitas yang tinggi memang jadi poin utama yang harus dimiliki. Sebagai seorang fashion designer, kreatifitas adalah hal yang paling dituntut dalam berkarya. Anda harus memiliki ide dan kreatifitas tinggi agar Anda bisa melahirkan produk - produk yang unik, berbeda, dan tentunya hasil rancangan Anda diminati banyak orang. Dalam proses belajar mengajar, siswa – siswi InterStudi di tuntut untuk dapat berkreatifitas dalam menghasilkan sebuah karya busana. Selain kreatif, rancangan siswa harus mengikuti pakem – pakem dalam pembuatan busana yang diajarkan oleh tim pengajar. Mas Adjie Notonegoro selaku Training Advisor program fashion desain 6 bulan InterStudi, menargetkan para siswa mampu menghasilkan minimal 2 karya fashion yang memiliki nilai artistik dan bernilai jual dipasaran.

3. Mengikuti Ajang Kompetisi, Peragaan Busana dan Exhibition

Seorang designer dapat mengasah kemampuan dan menguji karyanya dengan mengikuti kompetisi mode. Dengan mengikuti ajang-ajang kompetisi peragaan busana, hingga exhibition merupakan waktu yang tepat untuk mengenalkan dan ‘menjual’ rancangan masing-masing designer pada masyarakat secara maksimal. Alumni dan siswa InterStudi berperan aktif dalam kegiatan tersebut, diantaranya pada ajang fashion show tahun 2015 di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan.

4. Punya Ilmu, Pengetahuan dan Wawasan Luas dalam Dunia Fashion

Profesi fashion designer bukan hanya pada masalah bisa menggambar saja, namun banyak teknik penting lainnya yang harus dikuasai tentang pola, bahan, dan trend. Karena itu, jika ingin menjalani profesi ini, maka setidaknya Anda pernah mengikuti sekolah mode ataupun kursus yang berhubungan erat dengan dunia fashion seperti di InterStudi. Pendidikan yang di tawarkan InterStudi yaitu selama 6 bulan, dengan kompetensi lulusannya harus mampu membuat 2 karya desain yang memiliki nilai artistik dan bernilai jual dipasaran. Ilmu, pengetahuan, keahlian, dan pengalaman yang didapatkan dari sekolah fashion InterStudi, dapat menjadi modal utama guna menjadi seorang fashion designer. Salah satu alasannya adalah karena tim pengajar InterStudi berasal dari para praktisi dunia mode tanah air, seperti Adjie Notonegoro, Ivan Gunawan, Billy Tjong, Dimas Mahendra, Leana Maulany, dll.

 
error: Content is protected !!